Skip to content

VENTILATOR MEKANIK PDF Print
Written by ulfahsyam   
Saturday, 20 June 2009 23:10
I.       Pengertian.

Ventilator adalah suatu alat yang digunakan untuk membantu sebagian atau seluruh proses ventilasi untuk mempertahankan oksigenasi.

 II.    Indikasi Pemasangan Ventilator

1.      Pasien dengan respiratory failure (gagal napas)

2.      Pasien dengan operasi tekhik hemodilusi.

3.      Post Trepanasi dengan black out.

4.      Respiratory Arrest.

 III. Penyebab Gagal Napas

1.      Penyebab sentral

a.       Trauma kepala                            :           Contusio cerebri.

b.      Radang otak                               :           Encepalitis.

c.       Gangguan vaskuler                      :           Perdarahan otak, infark otak.

d.      Obat-obatan                               :           Narkotika, Obat anestesi.

 

2.      Penyebab perifer

a.       Kelaian Neuromuskuler:

A     Guillian Bare symdrom

A     Tetanus

A     Trauma servikal.

A     Obat pelemas otot.

b.      Kelainan jalan napas.

A     Obstruksi jalan napas.

A     Asma broncheal.

c.       Kelainan di paru.

A     Edema paru, atlektasis, ARDS

d.      Kelainan tulang iga / thorak.

A     Fraktur costae, pneumothorak, haemathorak.

e.       Kelainan jantung.

A     Kegagalan jantung kiri.


IV. Kriteria Pemasangan Ventilator

Menurut Pontopidan seseorang perlu mendapat bantuan ventilasi mekanik (ventilator) bila :

A     Frekuensi napas lebih dari 35 kali per menit.

A     Hasil analisa gas darah dengan O2 masker PaO2 kurang dari 70 mmHg.

A     PaCO2 lebih dari 60 mmHg

A     AaDO2 dengan O2 100 % hasilnya lebih dari 350 mmHg.

A     Vital capasity kurang dari 15 ml / kg BB.

 
Last Updated on Saturday, 20 June 2009 23:42
 
asuhan keperawatan pada klien dengan Diabites melitus PDF Print
Written by ulfahsyam   
Wednesday, 13 May 2009 21:56
  A.    Pengertian

Diabetes mellitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. (Brunner dan Suddarth, 2002).Diabetes Melllitus adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif (Arjatmo, 2002).

 B.     Klasifikasi

Klasifikasi diabetes mellitus sebagai berikut :

  1. Tipe I : Diabetes mellitus tergantung insulin (IDDM)
  2. Tipe II : Diabetes mellitus tidak tergantung insulin (NIDDM)
  3. Diabetes mellitus yang berhubungan dengan keadaan atau sindrom lainnya
Last Updated on Monday, 18 January 2010 22:46
 
MANAJEMEN SISTIM INFORMASI RS PDF Print
Written by Bahtiar Latif   
Sunday, 03 May 2009 12:15

 Berikut satu artikrl keperawatan gratis buatpengunjung web ini,  artikrl manajemen keperawatan gratis yang bisa andalangsung save dalam format pdf ataupun anda langsung print out.

Komunikasi adalah hal yang sangat penting bagi sebuah institusi perawatan kesehatan karena banyaknya bagian/departemen yang terlibat dalam proses perawatan pasien. Pelayanan dan manajer keperawatan harus memasukkan banyak data/informasi mengenai pasien mulai dari saat masuk hingga pasien pulang.
Saat ini komputer secara absolut penting untuk mengatur:
1. Makin kompleksnya masalah keuangan
2. Melaporkan permintaan beberapa bagian/departemen
3. Kebutuhan komunikasi dari tim perawatan kesehatan yang berbeda
4. Pengetahuan yang relevan untuk perawatan pasien
Komputer mempengaruhi praktek, administrasi, pendidikan serta penelitian, dan dampaknya akan terus meluas. Abad informasi bagi masyarakat yang besar merupakan sejarah baru dalam perubahan teknologi, dan akan terus berkembang mempengaruhi kehidupan dan pekerjaan selama beberapa dekade.

 
TRAUMA KEPALA PDF Print
Written by Bahtiar Latif   
Saturday, 25 April 2009 11:48

Head injury (Trauma kepala) termasuk kejadian trauma pada kulit kepala, tengkorak atau otak.
Batasan trauma kepala digunakan terutama untuk mengetahui trauma cranicerebral, termasuk gangguan kesadaran.
Kematian akibat trauma kepala terjadi  pada tiga waktu setelah injury yaitu :
1.Segera setelah injury.
2.Dalam waktu 2 jam setelah injury
3.rata-rata 3 minggu setelah injury.

Pada umumnya kematian terjadi setelah segera setelah injury dimana terjadi trauma langsung pada kepala, atau perdarahan yang hebat dan syok. Kematian yang terjadi dalam beberapa jam setelah trauma disebabkan oleh  kondisi klien yang memburuk secara progresif  akibat  perdarahan internal. Pencatatan segera tentang status neurologis dan intervensi surgical merupakan tindakan kritis guna pencegahan kematian pada phase ini. Kematian yang terjadi 3 minggu atau lebih setelah injury disebabkan oleh berbagai kegagalan sistem tubuh

 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2

www.IlmuKeperawatan.Net

Ingin Jadi Kontributor?

Dapatkan berbagai fasilitas lebih dengan menjadi Kontributor IlmuKeperawatan.Net. Tunggu apa lagi, ayo bergabung!