Skip to content

Asuhan keperawatan Combustio PDF Print
Written by yeyen   
Wednesday, 29 September 2010 12:45

Luka bakar adalah suatu trauma yang disebabkan oleh panas, arus listrik, bahan kimia dan petir yang mengenai kulit, mukosa dan jaringan yang lebih dalam (Irna Bedah RSUD Dr.Soetomo, 2001).
Etiologi

  1. Luka Bakar Suhu Tinggi(Thermal Burn)
  2. Luka Bakar Bahan Kimia (hemical Burn)
  3. Luka Bakar Sengatan Listrik (Electrical Burn)
  4. Luka Bakar Radiasi (Radiasi Injury)

Fase Luka Bakar
A. Fase akut.
Disebut sebagai fase awal atau fase syok. Dalam fase awal penderita akan mengalami ancaman gangguan airway (jalan nafas), brething (mekanisme bernafas), dan circulation (sirkulasi). Gnagguan airway tidak hanya dapat terjadi segera atau beberapa saat setelah terbakar, namun masih dapat terjadi obstruksi saluran pernafasan akibat cedera inhalasi dalam 48-72 jam pasca trauma. Cedera inhalasi adalah penyebab kematian utama penderiat pada fase akut. Pada fase akut sering terjadi gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit akibat cedera termal yang berdampak sistemik.

B. Fase sub akut.
Berlangsung setelah fase syok teratasi. Masalah yang terjadi adalah kerusakan atau kehilangan jaringan akibat kontak denga sumber panas. Luka yang terjadi menyebabkan:

  1. Proses inflamasi dan infeksi.
  2. Problempenuutpan luka dengan titik perhatian pada luka telanjang atau tidak berbaju epitel luas dan atau pada struktur atau organ – organ fungsional.

 

Selanjutnya Download disini

Comments (1)

Subscribe to this comment's feed
perawatan luka bakar
0
smilies/shocked.gifsmilies/cool.gifsmilies/tongue.gifsmilies/kiss.gif
ilmianys , November 24, 2010

Write comment

smaller | bigger

busy
Last Updated on Tuesday, 07 December 2010 16:31
 
www.IlmuKeperawatan.Net

Ingin Jadi Kontributor?

Dapatkan berbagai fasilitas lebih dengan menjadi Kontributor IlmuKeperawatan.Net. Tunggu apa lagi, ayo bergabung!