Skip to content

Plasenta Previa PDF Print
Written by Bahtiar Latif   
Monday, 13 April 2009 19:30

Postingan ini sangat penting Soalnya kasus ini dialami sediri oleh istri saya, yang pada tanggal 14 Maret kemarin sudah terminasi dan Alhamdulillah bayi dan ibunya selamat. semoga postingan ini bermanfaat buat rekan - rekan dan ibu yang kebetulan mengalami kasus yang sama.


Plasenta previa merupakan plasenta yang letaknya abnormal yaitu pada segmen bawah rahim sehingga menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir (ostium uteri internum). secara harfiah berarti plasenta yang implantasinya (nempelnya) tidak pada tempat yang seharusnya, yaitu dibagian atas rahim dan menajuhi jalan lahir. Cara deteksinya tentu saja dengan pemeriksaan USG. Jika ditemukan Plasenta Previa maka dilakukan pemantauan untuk melihat posisi plasentanya setiap bulan.Plasenta Previa merupakan penyebab utama perdarahan pada trimester ke III. Gejalanya berupa perdarahan tanpa rasa nyeri. Timbulnya perdarahan akibat perbedaan kecepatan pertumbuhan antara segmen atas rahim yang lebih cepat dibandingkan segmen bawah rahim yang lebih lambat. Hal ini mengakibatkan ada bagian plasenta yang terlepas dan mengeluarkan darah. Perdarahan ini akan lebih memicu perdarahan yang lebih banyak akibat darah yang keluar (melalui trombin) akan merangsang timbulnya kontraksi.

Klasifikasi plasenta previa berdasarkan terabanya jaringan plasenta melalui pembukaan jalan lahir pada waktu tertentu 

  • Plasenta previa totalis : bila seluruh pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta.
  • Plasenta previa lateralis : bila hanya sebagian pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta.
  • Plasenta previa marginalis : bila pinggir plasenta berada tepat pada pinggir pembukaan jalan lahir.
  • Plasenta previa letak rendah : bila plasenta berada 3-4 cm diatas pinggir pembukaan jalan lahir.

 

Ciri – ciri plasenta previa
  1. Perdarahan tanpa nyeri
  2. Perdarahan berulang
  3. Warna perdarahan merah segar
  4. Adanya anemia dan renjatan yang sesuai dengan keluarnya darah
  5. Timbulnya perlahan-lahan
  6. Waktu terjadinya saat hamil
  7. His biasanya tidak ada
  8. Rasa tidak tegang (biasa) saat palpasi
  9. Denyut jantung janin ada
  10. Teraba jaringan plasenta pada periksa dalam vagina
  11. Penurunan kepala tidak masuk pintu atas panggul
  12. Presentasi mungkin abnormal.
ETIOLOGI

Penyebab plasenta previa secara pasti sulit ditentukan, tetapi ada beberapafaktor yang meningkatkan risiko terjadinya plasenta previa, misalnya bekasoperasi rahim (bekas sesar atau operasi mioma), sering mengalami infeksirahim (radang panggul), kehamilan ganda, pernah plasenta previa, atau kelainan bawaan rahim.

Diagnosis plasenta previa:
  1. Anamnesis : adanya perdarahan per vaginam pada kehamilan lebih 20 minggu dan berlangsung tanpa sebab.
  2. Pemeriksaan luar : sering ditemukan kelainan letak. Bila letak kepala maka kepala belum masuk pintu atas panggul.
  3. Inspekulo : adanya darah dari ostium uteri eksternum.
  4. USG untuk menentukan letak plasenta.
  5. Penentuan letak plasenta secara langsung dengan perabaan langsung melalui kanalis servikalis tetapi pemeriksaan ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan perdarahan yang banyak. Oleh karena itu cara ini hanya dilakukan diatas meja operasi.
Penatalaksanaan plasenta previa
  • Konservatif bila :
  1. Kehamilan kurang 37 minggu.
  2. Perdarahan tidak ada atau tidak banyak (Hb masih dalam batas normal).
  3. Tempat tinggal pasien dekat dengan rumah sakit (dapat menempuh
  4. perjalanan selama 15 menit).
  • Penanganan aktif bila : a. Perdarahan banyak tanpa memandang usia kehamilan.
  1. Umur kehamilan 37 minggu atau lebih.
  2. Anak mati
Perawatan konservatif berupa :
  • Istirahat.
  • Memberikan hematinik dan spasmolitik unntuk mengatasi anemia.
  • Memberikan antibiotik bila ada indikasii.
  • Pemeriksaan USG, Hb, dan hematokrit.
Bila selama 3 hari tidak terjadi perdarahan setelah melakukan perawatan konservatif maka lakukan mobilisasi bertahap. Pasien dipulangkan bila tetap tidak ada perdarahan. Bila timbul perdarahan segera bawa ke rumah sakit dan tidak boleh melakukan senggama.

Penanganan aktif berupa :
  • Persalinan per vaginam.
  • Persalinan per abdominal.
Penderita disiapkan untuk pemeriksaan dalam di atas meja operasi (double set up) yakni dalam keadaan siap operasi. Bila pada pemeriksaan dalam didapatkan :
  1. Plasenta previa marginalis
  2. Plasenta previa letak rendah
  3. Plasenta lateralis atau marginalis dimana janin mati dan serviks sudah matang, kepala sudah masuk pintu atas panggul dan tidak ada perdarahan atau hanya sedikit perdarahan maka lakukan amniotomi yang diikuti dengan drips oksitosin pada partus per vaginam bila gagal drips (sesuai dengan protap terminasi kehamilan). Bila terjadi perdarahan banyak, lakukan seksio sesar.
Indikasi melakukan seksio sesar :
  • Plasenta previa totalis
  • Perdarahan banyak tanpa henti.
  • Presentase abnormal.
  • Panggul sempit.
  • Keadaan serviks tidak menguntungkan (belum matang).
Gawat janin
Pada keadaan dimana tidak memungkinkan dilakukan seksio sesar maka lakukan pemasangan cunam Willet atau versi Braxton Hicks.

Comments (4)

Subscribe to this comment's feed
good!
0
wow gold , May 28, 2009 | url
dasd
0
This is professional wow gold farming company here
aasd , May 30, 2009
conem
0
thank a smilies/wink.gif,dah sANGAT membantu mir
mir , July 20, 2009 | url
wow gold
0
Jazz notes: Foul calls frustrate Boozer. Forty seconds into the second half Tuesday, Carlos Boozer picked up his third foul playing Dirk Nowitzki along the baseline. He headed back to the wow gold bench with his fourth personal not even three minutes later, again on a foul involving Nowitzki.As he sat in the locker room after Nowitzki's 29-point fourth quarter doomed the Jazz to defeat, Boozer couldn't help but feel powerless in trying to defend the former NBA MVP.
wowgold , November 06, 2009

Write comment

smaller | bigger

busy
Last Updated on Monday, 13 April 2009 19:31
 
www.IlmuKeperawatan.Net

Ingin Jadi Kontributor?

Dapatkan berbagai fasilitas lebih dengan menjadi Kontributor IlmuKeperawatan.Net. Tunggu apa lagi, ayo bergabung!